DEMI KELUARGAKU DAN DEMI CITA CITAKU SAYA KERJAKAN DENGAN SEPENUH HATI: OLEH PAPUABY ANTONIUS UTUMA BOMA BUGAWA MAGAPAI MAJALAH MAPIHA BERSUARAH | Your Blog Description
Headlines News :

.

MAPIHA BUTU KEADILAN DAN KEBENARAN

TOPENABY BOMAIBIO

Montage dibuat Bloggif

TUHAN KAPAN MENGHENTIKAN AIR MATAKU INI.



                                                            Ambil Foto Di Facebook

MAJALAH MAPIHA BERSUARAH.COM Kalau yang  punya mahakuasa memanggil kita, siapapun dia tidak mungkin menolak karena yang ada dibawa kolom langit ini semuanya dialah yang menentukan segalahnya.

Maka dengan itu, kami dari keluarga besar ikatan pelajar mahasiswa/I Paniai, Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya (IPMAPANDODEI) di kota study Mkassar turut berduka cita atas kepergiannya bernama ANIKE MOTE, SKM alummi Makassar  dan selesai perguruan tinggi di kampus Universitas perjuangan Republik Indonesia Makassar.

Alummi Makassar bernama ANIKE MOTE, SKM meninggal pada tanggal 18/04/2018 tepat pada jam 19 WP.

Namun kenapa sampe Tuhan tidak menghentikan air mataku ini dan tuhan kenapa engkau memangkil keluargaku sebanyak mungkin karena saya punya air mata hampir habis ini. Tapi tidak pada karena kami yang ada dibawa kolom langit adalah semuanya milik anda.

Kami  anggota ipmapandodei kota study Makassar turut berduka cita atas kepergiannya bernama ANIKE MOTE,SKM, karena dia adalah sisi lain senior kami dan sisi lain mama kami, kami mahasiswa/I yang ada di kota study Makassar sini.  

Kami dari ipmapandodei kota study Makassar mengantar melalui duka cita kami. Dan mama, kebaikanmu yang perna anda lakukan sama kami, semuanya nanti tuhan yang akan balas, karena kami adalah manusia biasa  yang perna berbuat salah dan dosa.

Detik ini kami dari keluarga besar ipmapandodei kota study Makassar tahan mata di kontrakan Dogiyai, atas kepergiannya mama ANIKE MOTE, SKM  yang kami cintai dan kami banggakan setiap individualisme kita yg detik ini kami beradaptasi di kontrakan Dogiyai kota studi Makassar sini. 

Kami Keluarganya sedih karena sayang tapi Tuhan engkau sendiri yg memanggil maka tolong kasih posisikan, posisi yg layak bagi dia, supaya dia juga bisa dalam segala hal.

TERIMA KASIH BANYAK TUHAN ATAS MEMANGGILNYA MAMAKU KARENA MEREKA DIA ADALAH MILIK ENGKAU.


By       : Antonius Utuma Boma








PEMERINTAH PAPUA TETAPI LEBIH KHUSNYA KABUPATEN DOGIYAI BUTU PENDIDKAN BUKAN PEMBAUNGAN

 Foto Sendiri
Pemerintah papua tetapi khususnya dari ketiga Kabupaten yaitu Paniai Deiyai dan Dogiyai yang terletak diwilaya mepagoo, ketiga kabupaten tersebut ini lebih khususnya Pemerintah Kabupaten Dogiyai kami butu pendidikan bukan pembaungan sebab kami generasi penerus Bangsa west papua dari ketiga Kabupaten yaitu Kabupaten Paniai Deiyai dan Dogiyai tetapi lebih khususnya dari generasih bangsa west papua yang berasal dari Kabupaten Dogiyai sangat ketinggalan sebab pembaungan semakin naik dan pendidikan semakin menurun. 
Oleh karena itu, kami dari Mahasiswa/I asal dari kabupaten Dogiyai Kota Study Makassar kami sangat tidak butu pembanungan tetapi kami butu pendidikan sebab kami sekarang merasa bahwa pendidikan yang ada di papua ini kami generasi penerus bangsa west papua yang berasal dari ketiga kabupaten tetapi lebi khususnya  kami dari generasi Dogiyai sangat ketingalan sekali dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di papua. 
Maka Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumopa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai harus mengutamakan pendidikan yang ada di kejabupten Dogiyai sebab kami dari mahasiswa /I yang aslih dari Kabupaten Dogiyai dikota stidy Makassar merasa bahwa kami generasi Dogiyai paling ketinggalan dibandigkan dengan kabupaten lain yang ada di papua maka kabupaten Dogiyai ini kami butu pendidikan bukan pembaungan.
Factor – factor keburukan yang tanamkan  dikalangan masyarakat maupun pemerintah dalam ketika anak – anak kita berumur 11 tahun lalu merasa diri bahwa saya ini sudah besar namun masyarkat setempat  maupun pemerintah setempat tetapi  lebih khususnya kedua orang tua harus bertanggun jawab hidup dan kehidupan bagi anda punya anak – anak yang sedang kasih biarkan ini.
Namun seketika kedua orang tua AYA dan IBU tidak mau bertanggun jawab untuk hidup dan kehidupan anak – anak anda yang sedang nanggur ini harus kedua orang tua mengantar sendiri ke sekolah supaya dia juga bisa melangka ketingkat yang keatas lagi dan dia bisa menghancurkan sebua tembok pemisa antara kami dan mereka.
Oleh sebab itu, kami dari mahasiswa/I asli Dogiyai kota study Makassar menekankan kepada Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai umtuk selama lima tahun ini jangan perioritaskan pembaungan Kabupaten Dogiyai tetapi perioritaskanlah pendidikan Kabupaten Dogiyai karena pendidikan Kabupaten Dogiyai sangat menurun dibandingkan dengan kabupaten Kabupaten yang ada di papua.
Maka dengan itu Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai wajib memperoirioritaskan pendidikan di kabupaten Dogiyai  sebab kalau kita menedepankan atau memperioritaskan pendidikan untu gennerasi penerus yang ada di kabupaten Dogiyai pasti dan pasi kedepannya moto kabupaten Dogiyai Dou Ena itu nanti lebihy Dou Ena Ligi sebab dari awalkannya kita memperioritaskan pendidikan di Kabupaten Dogiyai.
Hidup Kabupaten Dogiyai Dou Ena dan hidup hidup Bapak Bupati Yakus Dumupa Dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Bapak Oskar Makai demi untuk menelamatkan masyarakat, pelajar, maupun Mahasiswa/I dimanapun mereka beradaptasi.
SALAM MEMEPERHATIKANNYA
Konseptor      : Antonius Utuma Boma.
 
 
 

MAKASSAR SINI MAHASISWA/I DOGIYAI SAYA BUTU RUMAHPERMANEN BUKAN KONTRAKAN



MAJALAH TOTA MAPIHA.COM Makassar sini kami Mahasiswa/I maupun pelajar Dogiyai kami butu ruma permanen bukan kontrakan karena kami Mahasiswa/I aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar ini tidur,bamgum , makan minum, keluar, masuk dari dulu dikontrakan terus maka detik ini kami butu rumah permanen bukan rumah kontrakan.
Sebab realitas yang sudah terjadi dikalangan Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di setiap kota study Manado, Jogja, Surabaya, dan yang lain sebagainya ada yang 34 kamar, ada yang 64 kamar da nada yang 86 kamar sedangkan kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar sini memannya kami diluar dari Kabupaten Dogiyai.
Maka dengan itu, mahasiswa/I maupun pelajar yang tidur, bangun, makan, minum, masuk, keluar kontrakan Dogiyai yang ada di kota study Makassar kami ini dari Kabupaten Dogiyai maka dalam periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami Mahasiswa/I maupun pelajar aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar butu rumah permanen bukan kontrakan, kontrakan, dan kontrakan terus  
Oleh karena itu, kami dari Mahasaiswa/I maupun pelajar jumlanya 45 namun pelajar 17 sedangkan Mahasiswa/I yang kulia di kota study Makassar 28 tetapi kontrakan yang sedang kami menginap itu jumah kamar empat (4) sedangkan tamu  dua (2) maka kami biasa belajar pun ada yang diluar, ada yang dari dalam tetapi banyak yang dari dalam maka pada saat kami belajar pun susa sebab konsentrasi baku terganggu maka disitulah muncul keributan lalu kita semuanya rasa ingin belajar itu terputus atau hilan.
Maka rasa ingin belajar itu terputus atau hilan lansung ini faktornya adalah kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar belum memiliki rumah permanen sendiri sebab kalau kita miliki rumah permanen khusus untuk Mahasiswa/i maupun pelajar aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar itukan pasti kamar banyak maka kita punya rasa ingin belajar ini akan muncul sebab kita dapat kamar masing – masing.
Maka dengan itu, kalau kita tidak ada rumah permanen laluh kontrak terus itu pasti setiap tahun kami bayar uang untuk kontrak RP: 35.000.000.00 tiga puluh limah juta lebih maka bilah perlu Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai mohon targetkan dalam tahun ini juga karena dulu tahun 2008 sampai Tahun yang menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai pasti dan pasti massaah untuk rumah permanen sudah selesai
Namun sekarang  kami merasa bahwa uang – uang yang dari dulu sampai saat ini yang perna kami kontrakan itu bisa belih rumah permanen satu  sebab setiap tahun uang – uang yang kami kontrakan itu cukup rumayang atau cukup banyak maka dari untuk periode ini kami dari kota study Makassar harus dan harus kami miliki rumah permanen satu karena kami tidak mau kasih rugikan uang – uang yang ada dikabupaten Dogiyai dan uang dikirim oleh orang tua kami masing – masing dari kampung.
Karena selama ini problem yang perna terjadi dikota study Makassar sini kami Mahasiswa/I senior yang mengorbangkan banyak demi untuk saya punya adik – adik yang ada di kota study Makassar sini maka Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai tolong membeli rumah permanen satu buat Kami aslih Dogiyai yang ada dikota study Makassar sini sebab kalau satu (1) kali untuk selamanya.
Sebab kami ini dari duluh rumah kontrakan terus sampai saat ini pada hal kami Mahasiswa/I maupu pelajar orang aslih Dogiyai atau kami ini berasal dari Kabupaten Dogiyai bukan kami ini Mahasiswa/I maupun pelajar yng diluar dari kabupaten maka periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami kota study Makassar  karena kami sangat ketinggalan sekal.

Konseptor opini yang diatas ini seorang Mahasiswa asal dari Kabupaten Dogiyai berkuliah di  Kampus Universitas Indonesia Timur Makassar sini dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (SOSPOL) jurusan Administrasi Negara.
Biar Anda Tau Anda Harus Baca
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS MEMBACA
DAN MELAKUKANNYA
Konseptor       : Antonius Utuma Boma Atau
: Wisuda Dulu Baru Nikah
 
 
 

KAMI DARI MAHASISWA/I MAUPUN PELAJAR YANG ADA DI KOTA STUDY MAKASSAR BUTU RUMAH PERMANEN BUKAN KONTRAKAN


 Foto Sendiri
 
MAJALAH TOTA MAPIHA.COM  Kami dari Mahasiswa/I kota study Makassar detik ini kami butu rumah permanen bukan kontrakan sebab dari dulu tahun 2008 sampai saat ini realita yang suda terjadi dilangan untuk setiap kota study itu mereka sudah miliki rumah permanen masing – masing tetapi bagi Mahasiswa/I maupun pelajar yang dari kota study Makassar belum dapat rumah permanen dari duluh tahun 2008 sampai sampai saat ini tahun 2018.
Maka, Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai harus memperioritas rumah permanen bagi kami Mahasiswa/I  maupun pelajar yang aslih dari Kabupaten Dogiyai yang ada di kota study Makassar sebab kami ini ketinggalan sekali dari dulu Tahun 2008 sampai saat ini Tahun 2018.
Oleh karena itu, berprobemelitas yang biasa terjadi setiap kota study, dikalangan pelajar maupun dikalangan Mahasiswa/I itu biasa baku pamerkan rumah permanen yang dibantu oleh pemerintah setempat yaitu pemerintah kabupaten Dogiyai maka untuk periode ini Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak wakil Bupati kabupaten Dogiyai Oskar Makai haruslah rumah permanen satu buat kami Mahasiswa/I maupun Pelajar yang ada di kota study Makassar sebab kami yang ada di Makassar disini sangat dan sangat ketinggalan sekali dari dulu sampai saat ini.
Kami dari Mahasiswa/I maupun pelajar orang aslih Dogiyai yang ada dikota study Makassar setiap individualisme kami masing – mmasing, sangat dan sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai, sebab Kabupaten Dogiyai saat ini adalah anak Muda yang memimpin atau menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai.
Maka kami merasa bahwa periode ini momen yang pas bagi kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar jadi Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai mohon haruskan atau memperioritaskan rumah permanen satu (1) bagi kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di  kota study Makassar dalam periode ini juga.
Namun dari dulu kami tidak dapat rumah permanen  bagi kota study Makassar mungkin karena dari dulu Tahun 2008 sampai kemaring 2017 ini orang tua yang menjabat sebagai bupati dan wakil Bupati di Kabupaten Dogiyai.
Maka periode ini, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai anak mudah yang menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai maka kami dari Mahasiswa/I maupun pelajar yang di kota study Makassar  sanyat menduku dalam periode ini oleh sebab itu Bapak Bupati Kabupaten bupati kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai, dalam periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota studi Makassar.
Sebab kami ini dari duluh rumah kontrakan terus sampai saat ini pada hal kami Mahasiswa/I maupu pelajar orang aslih Dogiyai atau kami ini berasal dari Kabupaten Dogiyai bukan kami ini Mahasiswa/I maupun pelajar yng diluar dari kabupaten maka periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami kota study Makassar  karena kami sangat ketinggalan sekal.
i
Konseptor opini yang diatas ini seorang Mahasiswa asal dari Kabupaten Dogiyai berkuliah di  Kampus Universitas Indonesia Timur Makassar sini dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (SOSPOL) jurusan Administrasi Negara.
Biar Anda Tau Anda Harus Baca
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS MEMBACANYA
Konseptor       : Antonius Utuma Boma Atau
: Wisuda Dulu Baru Nikah
 
 
 

MAKASSAR SINI MAHASISWA/I DOGIYAI SAYA BUTU RUMAHPERMANEN BUKAN KONTRAKAN


MAJALAH TOTA MAPIHA.COM Makassar sini kami Mahasiswa/I maupun pelajar Dogiyai kami butu ruma permanen bukan kontrakan karena kami Mahasiswa/I aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar ini tidur,bamgum , makan minum, keluar, masuk dari dulu dikontrakan terus maka detik ini kami butu rumah permanen bukan rumah kontrakan.
Sebab realitas yang sudah terjadi dikalangan Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di setiap kota study Manado, Jogja, Surabaya, dan yang lain sebagainya ada yang 34 kamar, ada yang 64 kamar da nada yang 86 kamar sedangkan kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar sini memannya kami diluar dari Kabupaten Dogiyai.
Maka dengan itu, mahasiswa/I maupun pelajar yang tidur, bangun, makan, minum, masuk, keluar kontrakan Dogiyai yang ada di kota study Makassar kami ini dari Kabupaten Dogiyai maka dalam periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami Mahasiswa/I maupun pelajar aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar butu rumah permanen bukan kontrakan, kontrakan, dan kontrakan terus  
Oleh karena itu, kami dari Mahasaiswa/I maupun pelajar jumlanya 45 namun pelajar 17 sedangkan Mahasiswa/I yang kulia di kota study Makassar 28 tetapi kontrakan yang sedang kami menginap itu jumah kamar empat (4) sedangkan tamu  dua (2) maka kami biasa belajar pun ada yang diluar, ada yang dari dalam tetapi banyak yang dari dalam maka pada saat kami belajar pun susa sebab konsentrasi baku terganggu maka disitulah muncul keributan lalu kita semuanya rasa ingin belajar itu terputus atau hilan.
Maka rasa ingin belajar itu terputus atau hilan lansung ini faktornya adalah kami Mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar belum memiliki rumah permanen sendiri sebab kalau kita miliki rumah permanen khusus untuk Mahasiswa/i maupun pelajar aslih Dogiyai yang ada di kota study Makassar itukan pasti kamar banyak maka kita punya rasa ingin belajar ini akan muncul sebab kita dapat kamar masing – masing.
Maka dengan itu, kalau kita tidak ada rumah permanen laluh kontrak terus itu pasti setiap tahun kami bayar uang untuk kontrak RP: 35.000.000.00 tiga puluh limah juta lebih maka bilah perlu Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai mohon targetkan dalam tahun ini juga karena dulu tahun 2008 sampai Tahun yang menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai pasti dan pasti massaah untuk rumah permanen sudah selesai
Namun sekarang  kami merasa bahwa uang – uang yang dari dulu sampai saat ini yang perna kami kontrakan itu bisa belih rumah permanen satu  sebab setiap tahun uang – uang yang kami kontrakan itu cukup rumayang atau cukup banyak maka dari untuk periode ini kami dari kota study Makassar harus dan harus kami miliki rumah permanen satu karena kami tidak mau kasih rugikan uang – uang yang ada dikabupaten Dogiyai dan uang dikirim oleh orang tua kami masing – masing dari kampung.
Karena selama ini problem yang perna terjadi dikota study Makassar sini kami Mahasiswa/I senior yang mengorbangkan banyak demi untuk saya punya adik – adik yang ada di kota study Makassar sini maka Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai tolong membeli rumah permanen satu buat Kami aslih Dogiyai yang ada dikota study Makassar sini sebab kalau satu (1) kali untuk selamanya.
Sebab kami ini dari duluh rumah kontrakan terus sampai saat ini pada hal kami Mahasiswa/I maupu pelajar orang aslih Dogiyai atau kami ini berasal dari Kabupaten Dogiyai bukan kami ini Mahasiswa/I maupun pelajar yng diluar dari kabupaten maka periode ini harus ada rumah permanen satu buat kami kota study Makassar  karena kami sangat ketinggalan sekal.

Konseptor opini yang diatas ini seorang Mahasiswa asal dari Kabupaten Dogiyai berkuliah di  Kampus Universitas Indonesia Timur Makassar sini dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (SOSPOL) jurusan Administrasi Negara.
Biar Anda Tau Anda Harus Baca
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS MEMBACA
DAN MELAKUKANNYA
Konseptor       : Antonius Utuma Boma Atau
: Wisuda Dulu Baru Nikah
 
 


 

TANAH PAPUA ADALAH TANAH YG DI PERMANDIKAN OLEH YG PUNYAMAHA KUASA DISURGA







Tanah papua tetapi khususnya terletak di mikronesia tapi lebih khususnya di bagian tota mapia," tanah papua adalah tanah yg sudah permandikan oleh yg punya maha kuasa disurga maka setiap insang yg ada di papua jagalah sebaik mungkin sebab tanah papua itu bukan milik kita tetapi itu yg punya maha kuasa disurga.

Oleh karena itu, orang asli Papua (OAP) jangan terpengaruh dengan problem yg pernah terjadi di kabupaten lain.

Yg selama ini orang asli Papua commodity tanah papua itu enak enak hati - hati, karena tanah papua dari dulu dia selalu menangis terus demi untuk saya dan kalian maka jg dia sebaiknya.

Sangat luar biasa tanah Papua ini. Setiap detik dia menangis hanya demi untuk saya dan kalian maka orang asli Papua (OAP) tetapi khususnya mikronesia tapi lebih khususnya tota mapia sekarang kita cari mudus untuk kemauan dia ini bagaimana supaya dia tambah melindungi keluargaku besar yang ada di tota mapia lagi ini yg sekarang kita setiap insang yg ada di tota mapia cari. 

Saya yang biasa ikuti problem yg pernah terjadi di kabupaten lain itu segalanya semua di punah oleh ilegal namun apa lagi kita menerima memekarkan kabupaten mapi raya lebih berbahaya bagi masyarakat yang ada di tota mapia dan generasi penerus yg ada di tota mapia dan kita sendiri sudah membukakan pintu masuk militerisme dan politerisme jd lebih bagusnya setiap insang yg ada di tota mapia, kita semua menolak demi untuk memekarkan kabupaten mapia raya. 

Tapi tidak papa sebab darah orang asli Papua (OAP) sedang berbicara di pengadilan terakhir demi untuk berjuang nasip sendiri bagi Free West Papua dan menolak memekarkan kabupaten mapia raya. 

1). SALAM BERJUANG DEMI UNTUK FWP.
2). SALAM MENOLAK MEMEKARKAN KABUPATEN MAPIA RAYA.

By      : Antonius Boma





 

KITA DUA ITU BERSAUDARA

Montage dibuat Bloggif
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MAJALAH MAPIHA BERSUARAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger