MAJALAH TOTA
MAPIHA.COM Tanggal 28 Bulan Februari (2) Tahun 2018 Jam 03:
00 WIB salah satu Mahasiswa asal dari kabupaten Dogiyai (IPMADO) kota study
Makassar, bernama ANTONIUS BOMA mendesak agar Pemerintah Kabupaten Dogiyai
segera realisasikan dana asrama permanen di kota study Makassar bukan kontrakan
lagi sebab kami Mahasiswa asal dari Kabupaten Dogiyai kota study Makassar
menunggu asrama permanen cukup lama dari tahun 2011 sampai 2018 sekarang.
Sehingga, dalam Tahun 2019
Bapak Buapati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan Bapak Wakil Bupati Kabupaten
Dogiyai Oskar Makai harus realisasikan anggarannya untuk rumah permanen bagi
kami Mahasiswa/i asal dari Kabupaten Dogiyai kota study Makassar bukan
kontrakan lagi sebab kami ini agen perubahan untuk kabupaten Dogiyai kedepannya
.
Makassar sebagai kota terbesar
kedua di Indonesia, tentu biaya hiduppun melambung sangat tinggi. Bahkan biaya
kos-kosan juga sangat mahal.
Sehingga, harus ada perhatian
secara serius dari pemerintah Kabupaten Dogiyai guna mendukung kegiatan dalam
menyelesaikan proses study di kota Makassar.
Biaya hidup dan kos-kosan
sangat mahal jadi perhatian Pemda kabupaten Dogiyai untuk ruma permanen kami
mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di kota study Makassar sangat di
dibutuhkan.
Selain itu, sangat banyak
mahasisiwa yang tinggal di satu kos lebih dari 3 orang namun hal tersebut
terjadi karena tidak mampu menanggu langi biaya kos yang melambung tinggi.
Apalagi latar belakang orang
tua yang sangat bervariasi dalam mendukung biaya hidup maupun biaya kampus.
Dari dulu sampai saat ini
IPMADO kota makassar sebagai kota persinggahan bagi Mahasiswa Papua pada
umumnya dan khususnya Mahasiswa Dogiyai dan Nabire, jadi keseriusan pemerintah
kabupaten Dogiyai dalam membangun asrama permanen di kota Makassar agar di
maksimalkan.
Makassar kota persinggaan bagi
mahasiswa papua jadi tahun ini secepat mungkin harus dibangun rumah permanen di
kota Makassar bukan kontrakan, kontrakan dan kontrakan terus.
Saya mengingat aktivitas
pelajar mahasiswa selalu meningkat dalam setiap tahun, pihaknya sangat berharap
sebuah tempat tinggal yang tetap untuk menekuni pendidikan maupun aktivitas
dalam asrama.
Mahasiswa kota study Makassar
sini semakin banyak tetapi tidak ada tempat untuk nginap mereka jadi pemerintah
Kabupaten Dogiyai harus di bangun dalam tahun ini juga untuk rumah permanen
bagi kami.
Kami Mahasiswa/i asal dari
Kabupaten Dogiyai kota study Makassar, butu rumah permanen detik ini bukan
kontrakan, kontrakan, dan kontrakan terus.
Kami Mahasiswa/I maupun pelajar
di kota study Makassar butu rumah permanen itu bukan keperluan angkatang kami
atau generasi kami saja tetapi rumah permanen tersebut ini untuk generasi
penerus yang nanti akan datang dari kabupaten Dogiyai di kota study Makassar.
Maka dengan itu, (PEMDA)
Kabupaten Dogiyai dan Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai Yakubus Dumupa dan bapak
wakil Bupati Kabupaten Dogiyai Oskar Makai harus merealisasika rumah permanen
bagi kami mahasiswa/I maupun pelajar yang ada di Kota study Makassar.
KAMI MAHASISWA/I MAUPUN
PEAJAR BUTU
KARENA PENTING
Penulis:
Antonius Boma



Posting Komentar